Assalamualaikum, Wilujeng Sumping di Blog Kajian Permais FEB Unpad Kajian Permais FEB Unpad Problematika Remaja dan Solusinya | Kajian in Action

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 26 April 2015

Problematika Remaja dan Solusinya


Remaja adalah masa pertumbuhan. Tidak hanya secara fisik, namun juga mental atau pemikiran. Dewasa ini, problematika remaja semakin krusial dengan maraknya penyimpangan akhlak para pemuda. Agama Islam memberikan perhatian lebih terhadap pembentukan mental para generasi muda karena generasi muda ini yang nantinya akan menjadi pondasi dalam menegakkan agama islam itu sendiri.

Penyimpangan akhlak para generasi muda ini tak hanya dipengaruhi oleh faktor internal saja, tetapi faktor eksternal dalam kehidupan bermasyarakat pun ikut mengambil alih di dalamnya.
Berikut ini adalah penyebab yang mendukung terjadinya penyimpangan akhlak para pemuda:

1. Waktu luang
Waktu luang yang tidak dipergunakan dengan baik akan menimbulkan keinginan-keinginan buruk. Maka untuk mengatasinya, sebagai generasi muda yang baik pergunakanlah waktu luang dengan sebaik-baiknya untuk diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat untuk dirinya maupun orang lain.

2. Adanya kesenjangan antara para pemuda dengan orang tua
Akhlak seorang pemuda berawal dari lingkungan keluarga. Peran orang tua sangat penting dalam membentuk pribadi anaknya. Jika terjadi kesenjangan dan hubungan yang kurang atau bahkan tidak baik antara pemuda dengan orang tuanya akan memicu penyimpangan akhlak para generasi muda. Para pemuda yang jauh akan nasihat orang tua cenderung akan melakukan sesuatu dengan keinginan diri sendiri tanpa mengetahui akibatnya. Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya para pemuda dan orang tua saling memperbaiki hubungan mereka sehingga para pemuda berkeinginan untuk dapat dibimbing dalam hal kebenaran.

3. Bergaul dengan teman yang akhlaknya menyimpang
Rasullullah SAW bersabda :

لمرء على دين خليله، فلينظر أحدكم من يخالل

Seorang manusia akan mengikuti agama teman dekatnya, maka hendaknya salah seorang darimu melihat siapa yang dijadikan teman dekatnya.

Jika diumpamakan kita berteman dengan tukang minyak, maka kita juga akan tercium bau minyak. Namun, jika kita berteman dengan tukang minyak wangi, maka kita juga akan tercium wanginya.
Begitulah pergaulan dalam berteman akan memengaruhi akhlak para pemuda. Jika kita para generasi muda berada dalam pergaulan yang salah, tidak akan diragukan lagi kita akan terjerumus di dalamnya. Agar terhindar dari kejadian ini maka bergaulah dengan orang-orang soleh. Bergaulah beserta orang-orang yang mengajak kita kepada kebaikan dari pada kemaksiatan.

4. Sumber bacaan yang tidak bermanfaat
Para pemuda kerap kali membaca bacaan yang kurang bermanfaat bahkan dapat menjerumuskannya dalam kebinasaan. Alangkah lebih baik jika kita sebagai para generasi muda yang akan meneruskan dakwah para pejuang Islam saat ini menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaannya setiap hari. 

5. Penyalahgunaan teknologi
Era globalisasi sekarang ini menuntut kita untuk selalu mengikuti perkembangan zaman. Salah satu produk teknologi adalah internet. Kini internet seolah memanjakan para pemuda dalam memudahkan mencari informasi dari luar. Namun, tidak sedikit dari informasi tersebut malah menjerumuskan para pemuda dalam pemburukan akhlak.

Jadi sebagai para generasi muda Islam gunakanlah teknologi yang semakin hari semakin canggih ini secara bijak. Menggunakannya untuk hal-hal positif tentu akan membuahkan hasil yang lebih baik. Justru dengan teknologi ini akan mempermudah para generasi muda untuk dapat mensyiarkan ajaran Islam.

6. Persangkaan keliru bahwa ajaran Islam mematikan potensinya
Tidak sedikit dari para remaja saat ini yang menganggap bahwa ajaran Islam dianggap kuno atau ketinggalan zaman sehingga banyak dari mereka berpaling dari syariat Islam. Mereka bahkan lebih memilih untuk hidup dengan trend kebarat-baratan. 

Untuk mengatasi hal ini, para pemuda seharusnya mendapatkan pengajaran dan nasihat yang baik dan bijak bahwa ajaran Islam tidak mengekang kebebasannya melainkan untuk mengatur kebebasan seseorang agar tidak berbenturan dengan kebebasan orang lain.

Sumber: (http://manisnyaiman.com/problematika-remaja-dan-solusinya/)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blogroll

About